Powered By Blogger
Tampilkan postingan dengan label Pythagoras 02 and FRIENDS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pythagoras 02 and FRIENDS. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 Oktober 2012

Asal Usul Hukum di Indonesia dan Sumber-Sumber Hukum

Tujuan Pembelajaran :
5. Menjelaskan Asal Usul Hukum yang Berlaku di Indonesia
6. Mengemukakan Sumber-Sumber Hukum

1.    Asal Usul Hukum yang Berlaku di Indonesia
Pada tahun 1800, Napoleon I menunjukkan sebuah Komisi yang terdiri dari 4 orang untuk melakukan tugas mengkopilasi The Napoleonic Code (Kode Napoleon). Upaya mereka bersama dengan orang-orang dari JJ. Cambaceres, berperan dalam penyusunan draft akhir. Kode Napoleon yang berasimilasi sebagai Hukum Privat Prancis, yang merupakan Hukum yang mengatur transaksi-transaksi dan hubungan-hubungan antara Induvidu. Hukum yang dianggap oleh beberapa ahli sebagai bentuk modern pertama untuk Hukum Romawi, saat ini berlaku di Prancis dengan atau dalam bentuk yang telah disesuaikan.
*      Hukum
Hukum adalah system yang terpenting dalam pelaksanaan atas rangkaian kekuasaan kelembagaan. Dari bentuk penyalahgunaan kekuasaan dalam bidang politik, ekonomi, dan masyarakat dalam berbagai cara dan bertindak, sebagai perantara utama dalam hubungan social antara masyarakat terhadap kriminalisasi dalam Hukum Pidana, Hukum Pidana yang berupayakan cara Negara dapat menuntut pelaku dalam konstitusi Hukum menyediakan kerangka kerja bagi pencipta Hukum, perlindungan Hak Asasi Manusia dan memperluas kekuasaan politik serta cara perwakilan dimana mereka yang akan dipilih.
2.    Sumber-Sumber Hukum
a.    Undang-Undang (Statute)
1)    Undang-Undang dalam arti Formal, yaitu setiap keputusan pemerintah yang merupakan Undang-Undang karena cara pembuatannya, misalnya dibuat oleh pemerintah bersama DPR.
2)    Undang-Undang dalam arti Material, yaitu setiap keputusan pemerintah yang menurut isinya mengikat langsung setiap penduduk. Misalnya Undang-Undang Dasar, Ketetapan MPR, Undang-Undang, Peraturan Pemerintah, Keputusan Presiden, dan Peraturan Daerah (Perda).
b.    Kebiasaan (Custom)
Kebiasaan adalah perbuatan yang dilakukan berulang-ulang mengenai hal yang sama.
c.    Keputusan Hakim (Yurisprudensi)
Keputusan Hakim terdahulu yang sering diikuti dan dijadikan dasar keputusan oleh Hakim yang lain mengenai masalah yang sama. Seorang Hakim mempunyai hak membuat peraturan  sendiri untuk menyelesaikan suatu perkara.
d.    Traktat (Treaty)
Traktat adalah perjanjian yang diadakan oleh dua Negara atau lebih disebut perjanjian antarnegara atau perjanjian Internasional atau Traktat. Traktat mengikat warga Negara dari Negara-Negara yang bersangkutan. Traktat yang diadakan oleh dua Negara disebut Traktat Bilateral. Misalnya, perjanjian antara Indonesia dan Malaysia tentang batas wilayah Laut Teritorial. Traktat yang diadakan lebih dari dua Negara disebut Traktat Multilateral. Misalnya, perjanjian Internasional tentang pertahanan bersama Negara-Negara Eropa (NATO) yang diikuti oleh beberapa Negara Eropa.
e.    Doktrin (Pendapat Ahli Hukum)
Doktrin adalah pendapat para Ahli Hukum ternama yang mempunyai kekuasaan dan berpengaruh dalam perbuatan keputusan oleh Hakim.

Terrible Accident (Narrative Text)

-->
Narrative Text
A.  Definition of Narrative Text
A Narrative Text is an imaginative story to entertain people.

B.  Meaning of Narrative Text
1.  A spoken or written account of connected events, a story.
2.  The narrated part of a literary work, as distinct from dialogue.
3.  The practice or art of narration.
C. Generic Structure of Narrative Text

·       Orientation : it is about the opening paragraph where the characters of the story are introduced.
·       Complication : where the problems in the story developed.
·       Resolution : where the problem in the story is solved.
Terrible Accident
                One day, an accident occurred on Tonasa I among motorist with truck where bikers are a man or a woman to hitchhike his own cousin who was aged 16 years, while the truck was a man whose age is quite old. The accident occurred in the evening that began motorist who accidentally hit the side of the truck so that the motorcyclist had fallen while the starled motorist and his car suffered severe damage on the side of his car.
      Bikers were immediately assisted by local people, and then taken to the hospital, but the woman who died in hospital while men on a motorcycle suffered severe injuries on his part that he be blind. A week after his death, his family made ta’siyah event at his home.
      One of his friends saw the figure of a woman in front of him who was who ate together, with the fear of his friend immediately pointed to the woman,but suddenly disappeared woman directly. Then there was a knock the door from the outside, then one opened  the door, but when the door was opened there was no one who was standing in front the door, so the door was closed again, but the people think it strange. Soon after the mother of the woman heard a woman ask for help several times, so she tells the other families of the voice that sounds like a child who had died.

Musik dan Instrumen Tradisi Sulawesi Selatan

A.   Jenis Lagu Tradisi Sulawesi Selatan
1.     Judul       : Addepengangnga
Asal         : Bugis
Bahasa     : Bugis
Pencipta   : NN
2.     Judul       : Ana’na Pukatte
Asal         : Bugis
Bahasa     : Bugis
Pencipta   : NN
3.     Judul       : Aja’ta’ Passakka
Asal         : Bugis
Bahasa     : Bugis
Pencipta   : NN
4.     Judul       : Ade Pangampe
Asal         : Bugis
Bahasa     : Bugis
Pencipta   : NN
5.     Judul       : Agana Gauku
Asal         : Bugis
Bahasa     : Bugis
Pencipta   : NN
6.     Judul       : Bulu Launa Tempe
Asal         : Bugis
Bahasa     : Bugis
Pencipta   : Tajuddin Nur
7.     Judul       : Anak Kukang
Asal         : Makassar
Bahasa     : Makassar
Pencipta   : Borra dg. Ngirate
8.     Judul       : Aja’na Iya Mutajeng
Asal         : Bugis
Bahasa     : Bugis
Pencipta   : NN
9.     Judul       : Ana’ Dara Na Kalolo
Asal         : Bugis
Bahasa     : Bugis
Pencipta   : NN
10.  Judul       : Aja’na Iya Musenge
Asal         : Bugis
Bahasa     : Bugis
Pencipta   : NN
11.  Judul       : Balo’ Lipa’
Asal         : Bugis
Bahasa     : Bugis
Pencipta   : NN
12.  Judul       : Cinna
Asal         : Makassar
Bahasa     : Makassar
Pencipta   : Aras T. dan Abidin Syam
13.  Judul       : Mappadendang
Asal         : Sinjai/Pinrang
Bahasa     : Bugis
Pencipta   : NN
14.  Judul       : Anging Mammiri
Asal         : Makassar
Bahasa     : Makassar
Pencipta   : NN
15.  Judul       : Boli’ Kamma Kumakele Kele
Asal         : Makassar
Bahasa     : Makassar
Pencipta   : Herman Tanjung
16.  Judul       : Saralao
Asal         : Bugis
Bahasa     : Bugis
Pencipta   : NN
17.  Judul       : Belo Belo Tallasakku
Asal         : Makassar
Bahasa     : Makassar
Pencipta   : A. Rasyid Arthado
18.  Judul       : Angngapa Nania’ Kammayya
Asal         : Makassar
Bahasa     : Makassar
Pencipta   : A. K. Dollies
19.  Judul       : Butta Kalassukangku
Asal         : Makassar
Bahasa     : Makassar
Pencipta   : Sila Leo dan Anci La Ricci
20.  Judul       : Botting Ale Ale
Asal         : Bugis
Bahasa     : Bugis
Pencipta   : NN
21.  Judul       : Amma’ku’
Asal         : Makassar
Bahasa     : Makassar
Pencipta   : Abidin Syam dan Anci La Ricci
22.  Judul       : Janjinnu
Asal         : -
Bahasa     : -
Pencipta   : Udin Rafles
23.  Judul       : La’nganrota
Asal         : Makassar
Bahasa     : Makassar
Pencipta   : NN
24.  Judul       : Ikau Tonji
Asal         : Makassar
Bahasa     : Makassar
Pencipta   : Abidin Syam dan Anci La Ricci
25.  Judul       : Laku Apami
Asal         : Makassar
Bahasa     : Makassar
Pencipta   : Herman Tanjung dan Anci La Ricci
26.  Judul       : Saradiko
Asal         : Toraja
Bahasa     : Toraja
Pencipta   : NN
27.  Judul       : Palla’ Tojeng
Asal         : Makassar
Bahasa     : Makassar
Pencipta   : Machtar Ali dan J. dg. Ngemba
28.  Judul       : Cappu’ Kana Sikalia
Asal         : Makassar
Bahasa     : Makassar
Pencipta   :  A. Rasyid Arthado
29.  Judul       : Cappu’ Ripala
Asal         : -
Bahasa     : -
Pencipta   : Herman Tanjung
30.  Judul       : Tulolonna Sulawesi
Asal         : Makassar
Bahasa     : Makassar
Pencipta   : Arsyad Basir A. Lew
31.  Judul       : Sulawesi Pa’rasanganta
Asal         : Makassar
Bahasa     : Makassar
Pencipta   : NN
32.  Judul       : Pakarena
Asal         : Makassar
Bahasa     : Makassar
Pencipta   : NN
33.  Judul       : Banna Mase Mase
Asal         : Bugis
Bahasa     : Bugis
Pencipta   : NN
34.  Judul       : Indo’ Logo
Asal         : Wajo
Bahasa     : Bugis
Pencipta   : NN
35.  Judul       : Iko Tea Idi Tea
Asal         : Bugis
Bahasa     : Bugis
Pencipta   : S. Alhamid
36.  Judul       : Janci Mutaroe
Asal         : Bugis
Bahasa     : Bugis
Pencipta   : Tajuddin Nur
37.  Judul       : Alosi ri Polo Dua
Asal         : Bugis
Bahasa     : Bugis
Pencipta   : NN
38.  Judul       : Cakkodo’-Kodo’
Asal         : Wajo
Bahasa     : Bugis
Pencipta   : NN
39.  Judul       : Ala Massea-Sea Mua
Asal         : Wajo
Bahasa     : Bugis
Pencipta   : NN
40.  Judul       : Lambeko
Asal         : Wajo
Bahasa     : Bugis
Pencipta   : NN
41.  Judul       : Totangke
Asal         : Wajo
Bahasa     : Bugis
Pencipta   : NN
B.    Jenis Instrumen Tradisi Sulawesi Selatan
1.     Instrumen : Alosu
Asal         : Bugis Makassar
Bahan      : Daun Kelapa
Teknik     : Dipukul
2.     Instrumen : Basi-Basi
Asal         : -
Bahan      : -
Teknik     : Ditiup
3.     Instrumen : Anak Becing
Asal         : Bugis Makassar
Bahan      : Logam
Teknik     : Dipukul
4.     Instrumen : Suling Lembang
Asal         : Toraja
Bahan      : Bambu (Panjang 40-100 cm dan Gari Tengag 2 cm)
Teknik     : Ditiup
5.     Instrumen : Popondi
Asal         : Toraja
Bahan      : Kayu
Teknik     : Dipetik
6.     Instrumen : Kecapi
Asal         : Bugis Makassar
Bahan      : Kayu dan Senar
Teknik     : Dipetik
7.     Instrumen : Gendang
Asal         : Bugis Makassar
Bahan      : Kayu dan Kulit
Teknik     : Dipukul
8.     Instrumen : Keso-Keso
Asal         : Toraja
Bahan      : Kayu
Teknik     : Digesek
9.     Instrumen : Suling
Asal         : Bugis Makassar
Bahan      : Kayu
Teknik     : Ditiup
10.  Instrumen : Kere-Kere Gelang
Asal         : Gowa
Bahan      : Kayu
Teknik     : Dipukul
11.  Instrumen : Suling Bulatta
Asal         : Sidenreng Rappang
Bahan      : Kayu
Teknik     : Ditiup
12.  Instrumen : Suling Baliu
Asal         : Soppeng
Bahan      : Kayu
Teknik     : Ditiup
13.  Instrumen : Suling Lontarak
Asal         : Barru
Bahan      : Kayu
Teknik     : Ditiup
14.  Instrumen : Suling Kambara
Asal         : Sinjai
Bahan      : Kayu
Teknik     : Ditiup
15.  Instrumen : Ganrang Pakballe
Asal         : Gowa
Bahan      : Kayu dan Kulit
Teknik     : Dipukul
16.  Instrumen : Lea-Lea
Asal         : Wajo
Bahan      : Bambu
Teknik     : Dibenturkan
17.  Instrumen : Lembong
Asal         : Toraja
Bahan      : Kayu
Teknik     : Ditiup
18.  Instrumen : Angklung
Asal         : Enrekang
Bahan      : Bambu
Teknik     : Ditiup